KAYU BATANG POHON KELAPA DAN BERBAGAI MANFAAT PENTING YANG BISA DIBUAT DARI POHON KELAPA

Inilah Manfaat dan Kegunaan Batang Pohon Kelapa atau Glugu biasa kami sebut. Dengan karakter serat dan bentuk yang khas, Batang Pohon Kelapa ini sering digunaan sebagai Tiang bangunan atau pengganti kayu yang sangat bagus dan bernilai seni tinggi.

BATANG POHON KELAPA


MANFAAT KAYU BATANG POHON KELAPA


Kelapa Indonesia - Salah satu material yang cukup berlimpah di Indonesia adalah kayu batang pohon kelapa. Walaupun jarang digunakan sebagai material bangunan karena kayu ini keras dan teksturnya kasar. Namun bila diolah dengan tepat akan menghasilkan bangunan yang unik, karena tekstur kayu kelapa sangat khas, tetapi finishingnya tidak bisa sehalus kayu borne, meranti, ataupun kamper.

Manfaat besar pada Kayu kelapa ini berbanding terbalik dengan Harga Batang Pohon kelapa ini pun jauh lebih murah bila dibandingkan dengan kayu seberang (su­matera, Kalimantan). Rumah kayu yang terbuat dari kayu kelapa biayanya sekitar 1,2 juta -2juta/m2 bandingkan bila me­nggunakan kayu seberang yang harganya bisa diatas 3 juta/ m2 ( Sulc, 1984).

Ada tiga alasan yang menyebabkan Manfaat batang pohon kepala dapat dijadikan alternatif pengganti kayu, yaitu program peremajaan kebun kelapa akan berhasil dengan kelapa yang tidak dikeluarkan dari kebun akan menjadi sarang kumbang gerek. Dengan pengolahan yang benar batang kelapa akan menghasilkan kayu yang bisa bersaing dengan beberapa kayu jenis konvensional.

Batang pohon kelapa ini, sebagai substitusi kayu, dapat digunakan sebagai bahan bangunan, perabot rumah tangga, alat perkakas, barang kerajinan, dan sumber energi yang berupa arang. Disamping itu batang pohon kelapa juga memiliki nilai estetika yang unik karena bentuk dan tekstur khas dari jenis kayu tersebut.

BEBERAPA FUNGSI KAYU BATANG KELAPA


Manfaat Kayu Batang Pohon kelapa, yang selama ini secara tradisional lebih banyak digunakan sebagai kayu konstruksi berat seperti balok dan kaso, mulai digunakan sebagai komponen pintu, jendela, furnitur dan lantai. Kekususan karakter Batang ohon Kelapa ini antara lain adalah sifat-sifat fisik kayu, terutama kerapatannya, yang sangat variatif.

Kerapatan kayu bagian dermal (perifer) jauh lebih tinggi daripada bagian subdermal dan bagian tengah, yang secara beturut-turut sebesar 600 kg/m3, 400 – 600 kg/m3 dan 200 – 400 kg/m3. Perbedaan tersebut juga terdapat antara kayu kelapa bagian pangkal, tengah dan ujung batang (baca: Hasil-hasil Olahan Pohon Kelapa).

Kayu dari batang pohon kelapa selain digunakan sekarang dan bernilai untuk produksi furniture. Batang pohon kelapa juga digunakan untuk konstruksi tiang. Pemrosesan kelapa juga memberi kesulitan praktis. Tingkat konversi batang kelapa utuh menjadi kayu bulat relatif rendah. Lebih jauh lagi, Kayu batang kelapa memiliki kandungan silika tinggi, sangat keras dan memerlukan pisau gergaji khusus bermata tungsten.

Penggunaan, manfaat  dan kualitas Kayu dari batang pohon kelapa sebagai bahan konstruksi sudah banyak sekali dilakukan oleh rakyat pedesaan karena dianggap lebih kuat dan awet. Meskipun harus ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian kusus diantaranya sebagai berikut, yaitu :
Taper Kayu Batang Kelapa kira-kira 5 mm/meter.

BATANG KELAPA SEBAGAI PENGGANTI KAYU KONSTRUKSI


Tinggi batang Kelapa yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi kira-kira panjang batang dikurangi 6,6 mm dari pelepah paling bawah dengan panjang dolok maksimum 5 m.
Batang Pohon Kelapa tidak mengalami pertambahan ke samping, melainkan memanjang dengan diameter ujung tidak lebih dari 30 cm

Kulit batang Kelapa tidak mengelupas, pengulitan batang relatif sukar dan sampai saat ini belum ada alat mekanis yang dapat dipakai.

Berat jenis kayu Batang kelapa berbeda dari luar ke dalam dari bawah ke atas. Kekuatannya dicirikan oleh berat jenisnya yang bervariasi dan biasanya bagian luar lebih kuat jika dibandingkan dengan bagian dalam batang.

Kayu dari Batang Pohon Kelapa Tidak memiliki mata kayu. Serat kayu Pohon Kelapa agak Sulit digergaji, kesulitan itu bertambah jika sudah kering karena kerapatan serat pada kayu Batang Kelapa yang menjadikannya berbeda dengan kayu Pohon pada umumnya.

Bagian luar Batang Kayu Kelapa memiliki cacat distorsi lebih kecil dibandingan bagian dalam.
Keawetan alaminya dari Kayu Batang Pohon Kelapa ini tergolong rendah.
Batang Kayu Kelapa yang bulat memiki sifat-sifat yang lebih baik.

Pada umumnya kayu batang pohon kelapa terutama yang berkerapatan tinggi dan sedang lebih banyak diolah secara fisik mekanik seperti pembuatan mebel, komponen rumah, barang kerajinan, sedangkan pemanfaatan secara kimia terbatas misalnya pada pembuatan arang, briket arang, pulp, kertas atau arang aktif belum banyak dibuat.

UNIK NYA KAYU BATANG KELAPA


Hal ini disebabkan distribusi kandungan komponen kimia kayu dalam satu pohon belum banyak diketahui. (baca: Minyak VCO|Virgin Coconut Oil dari Buah Kelapa). Berbeda dengan kayu pada umumnya batang kayu kelapa memiliki sel pembuluh yang berkelompok (vascular bundles) yang menyebar lebih rapat pada bagian tepi dari pada bagian tengah serta pada bagian bawah dan atas batang.

Hal itu mengakibatkan kayu gergajian Batang kelapa memiliki kekuatan yang berbeda-beda. Palomar dan Sulc ,menyebutkan bahwa Kayu batang kelapa memiliki keawetan yang rendah, mudah diserang organisme perusak kayu seperti jamur dan serangga.

Bagian keras batang kelapa yang tidak diawetkan dan dipasang ditempat terbuka langsung berhubungan dengan tanah maksimum dapat bertahan tiga tahun. Sedangkan untuk bagian lunak hanya beberapa bulan saja.

Untuk dapat memilih kayu dari batang Pohon Kelapa yang sesuai dengan penggunaannya, perlu mengetahui jenis sortimen ukuran. Sebagai bahan bangunan, menurut fungsinya dibagi dua golongan yaitu bahan struktural dan non struktural. Sortimen khusus yang lazim dipergunakan untuk tujuan pemakaian dapat berupa tiang, kaso, reng, balok, papan dinding dan papan cor. (baca: Hasil Ayaman dari Daun Kelapa


PROSES KAYU BATANG KELAPA


Dalam batang kelapa dapat dilihat pola kerapatan kayu dalam batang. Keadaan itu menyebabkan hasil penggergajian terdiri dari 3 kelas yaitu high density, medium density dan low density dengan proporsi masing-masing lebih kurang 45%, 30% dan 25%.

Batang kelapa untuk keperluan konstruksi perlu dikeringkan dan diawetkan. Hal ini guna untuk menambah kualitas batang kelapa kering supaya batang kelapa tidak diserang jamur, bakteri. Diawetkan untuk memperpanjang masa pakai batang kelapa.

Dengan karakter kayu dari batang Pohon Kelapa tadi, sudah bisa kita lihat potensi yang dapat kita ambil sebagai bagian dari ornamen atau hiasan di rumah kita. Lebih bagus secara artistik dan sangat unik dan enak dipandang.

Terimakasih sudah bergabung dengan Komonitas Kelapa Indonesia dan berbagi manfaat yang bisa kita dapatkan dari Tanaman Kelapa ini. Tulisan lain tentang Pohon Kelapa yang lebih lengkap bisa Anda dapatkan di bagian lain dari Blog ini. Semoga dapat memberikan Manfaat yang baik bagi kita semua.

Segala saran, kritik dan pertanyaan tentang Tanaman Kelapa bisa ditambahkan di Kolom Komentar pada bagian bawah tulisan ini.

coconose - All about Indonesian Coconut

Artikel Terkait